HUBUNGAN PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT (PHBS) ORANG TUA DENGAN KEJADIAN STUNTING PADA ANAK BALITA DI WILAYAH PUSKESMAS BATUDA’A

https://doi.org/10.35907/bgjk.v18i1.659

Authors

  • Mastian Eyato Fakultas Keperawatan, Universitas Muhammadiyah Gorontalo
  • Zuriati Muhammad Fakultas Keperawatan, Universitas Muhammadiyah Gorontalo
  • Muriyati Rokani Fakultas Keperawatan, Universitas Muhammadiyah Gorontalo
  • Ani Retni Fakultas Keperawatan, Universitas Muhammadiyah Gorontalo

Keywords:

PHBS; Stunting; Toddler; Parent

Abstract

Stunting is a chronic nutritional problem that is a public health concern in the Batudaa Community Health Center working area. One of the factors that influences the incidence of stunting is the Clean and Healthy Living Behavior (PHBS) implemented by parents in the household. This research aims to determine the relationship between parental PHBS and the incidence of stunting in children under five. The research population was parents who had children under five aged 24–59 months with a sample of 80 respondents using a cluster random sampling technique. Data collection was carried out through PHBS questionnaires, observations, and anthropometric measurements of toddlers. Data were analyzed using the Chi-Square test. The research results showed that the majority of respondents had good PHBS category and the majority of toddlers did not experience stunting. The Chi-Square test shows that there is a significant relationship between parental PHBS and the incidence of stunting (p-value < 0.05). In conclusion, parental PHBS is significantly related to the incidence of stunting. It is recommended that families implement PHBS consistently and health workers improve stunting prevention

Downloads

Download data is not yet available.

References

Alfian, A., Farilya, M., Wijayanti, N., Ayu, I. W., & Edrial, E. (2023). Pengaruh Praktek Pemberian Makanan Tambahan Dan Hidup Bersih Terhadap Kejadian Stunting Di Kabupaten Sumbawa. Jurnal Riset Kajian Teknologi dan Lingkungan, 6(2), 127–136. https://doi.org/10.58406/jrktl.v6i2.1424

Aliya, N., Khubaibah, L., Masyruroh, R., Wasi’, A., Syarifuddin, M., & Hidayati, S. (2023). Peningkatan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat ( PHBS ) Sebagai Intervensi Pencegahan Kejadian Stunting di SDN Rojopolo 04. Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN), 3(2), 1936–1944.

Almarwa, F. D. A., & Zulfahmi, M. N. (2024). Analisis Perkembangan Motorik Kasar Anak melalui Kegiatan PHBS (Perilaku Hidup Bersih dan Sehat) Rumah Tangga di Desa Kepuk Bangsri. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 4(3), 1028–1037. https://doi.org/10.53299/jppi.v4i3.683

Ambarita, M. B., Nurhasana, R., Ningtyas, F. R., Shellasih, N. M., & Nadya, S. (2023). Strategi Penurunan Angka Stunting Melalui Penyadaran Bahaya Asap Rokok di Tenjolaya, Bogor, Jawa Barat. Ilmiah Media Bina, 17(6), 1–23.

Anna Soraya, Hapisah, H., Suhrawardi, S., & Kirana, R. (2025). Hubungan Riwayat Pemberian Asi Eksklusif Dengan Kejadian Stunting Pada Baduta Usia 7-24 Bulan Di Puskesmas Alalak Selatan Tahun 2024. Jurnal Penelitian Multidisiplin Bangsa, 1(8), 1184–1190. https://doi.org/10.59837/jpnmb.v1i8.218

Aprizah, A. (2021). Correlation of characteristics mother and healthy living behavior (PHBS) in the household with incidence of stunting. Jurnal Kesehatan Saelmaker Perdana, 4(1), 2021.

Astuti, R. T., Sari, P., & Handayani, D. (2024). Perbedaan risiko stunting berdasarkan jenis kelamin balita. Jurnal Gizi dan Kesehatan, 16(1), 45–53.

Beal, T., Tumilowicz, A., Sutrisna, A., Izwardy, D., & Neufeld, L. M. (2020). A review of child stunting determinants in Indonesia. Maternal & Child Nutrition, 16(3), e12617. https://doi.org/10.1111/mcn.12617

Dhefiana, T., Reni Suhelmi, & Hansen. (2023). Hubungan penerapan perilaku hidup bersih dan sehat yang dilakukan orang tua dengan kejadian stunting di kelurahan Air Hitam kota Samarinda. Sanitasi: Jurnal Kesehatan Lingkungan, 16(1), 20–28. https://doi.org/10.29238/sanitasi.v16i1.1484

Eva Lestari, Zahroh Shaluhiyah, & Mateus Sakundarno Adi. (2023). Intervensi Pencegahan Stunting pada Masa Prakonsepsi : Literature Review. Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI), 6(2), 214–221. https://doi.org/10.56338/mppki.v6i2.2994

Hidayah, N., Soerachmad, Y., & Nengsi, S. (2022).Hubungan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat dengan Kejadian Stunting pada Anak Usia Dini di Wilayah Pelayanan Puskesmas Bambang Kabupaten Mamasa. Jurnal Peqguruang : Seri, 4(2),786. https ://doi.org/10.35329/jp.v4i2.3173

Iqwada, R.Z., Rikandi, M., & Nurhaida.(2023). Hubungan perilaku ibu dalam menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat dengan terjadinya stunting pada anak usia 0-59 bulan di Kelurahan Mata Air Kota Padang. Jurnal Lentera Aisyiyah, 6(2), 766–773.

Junita, Ir., Harahap, Ida, & Dhilon, Ida (2024). hubungan penerapan perilaku hidup bersih dan sehat yang dilakukan orang tua dengan kejadian stunting pada anak kecil di desa iv koto isetingkai wilayah pelayanan puskesmas lipat kain. jurnal pemberdayaan dan pendidikan kesehatan (JPPK), 8(01), 01–08.

Kesehatan, j., palembang, p., diterima, i. a., & belakang, l. (2025). hubungan sanitasi lingkungan dan phbs dengan stunting pada balita usia 0-59 bulan di dusun sembilang the relationship between environmental sanitation and clean and healthy living behavior with stunting in toddlers aged 0-59 months in sembilang hamlet pro. 20(1), 1–6.

Khoiriyah, h., & ismarwati, i. (2023). faktor kejadian stunting pada balita : systematic review. jurnal ilmu kesehatan masyarakat, 12(01), 28–40. https://Doi.Org/10.33221/Jikm.V12i01.1844

KURNIAWAN, a., & fairus, f. (2025). analisis regresi linear berganda untuk mengetahui faktor yang mempengarui kejadian stunting di kota langsa. jurnal pembangunan dan kebijakan publik, 16(1), 1–9. https://Doi.Org/10.36624/Jpkp.V16i1.199

LTA RAHMA JUNITA-1915301039.pdf. (n.d.).

Ni’mah, K., & Muniroh, L. (2021). Hubungan praktik pemberian makan, status gizi, dan kejadian stunting pada balita. Media Gizi Indonesia, 16(1), 13–19.

Novitasari, A., & Prastyo, B. (2020). Hubungan paritas dengan kejadian stunting pada balita. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 15(2), 120–126.

Oktavia, R. (2021). Hubungan Faktor Sosial Ekonomi Keluarga Dengan Kejadian Stunting. Jurnal Medika Hutama, 03(01), 1616–1620.

Rahayu, S., & Casmuri. (2020). Hubungan paritas ibu dengan kejadian stunting pada balita. Jurnal Kesehatan Ibu dan Anak, 14(2), 98–105.

Safitri, A.E., Prakoso, A.B., & Ulkhasanah, M.E. (2023).Hubungan perilaku hidup bersih dan sehat ibu dengan terjadinya stunting pada anak usia dini. Jurnal Kesehatan Tambusai, 4(2), 586–593.

Sari, D., & Putri, R. M. (2024). Faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian stunting pada balita. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 19(1), 55–63.

Published

2026-09-20

How to Cite

1.
Eyato M, Muhammad Z, Muriyati Rokani, Ani Retni. HUBUNGAN PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT (PHBS) ORANG TUA DENGAN KEJADIAN STUNTING PADA ANAK BALITA DI WILAYAH PUSKESMAS BATUDA’A. BIGES JUKES [Internet]. 2026 Sep. 20 [cited 2026 Sep. 21];18(1):93-104. Available from: https://ejurnal.biges.ac.id/kesehatan/article/view/659