KARAKTERISTIK LANJUT USIA DENGAN HIPERTENSI DI DESA BANUA BARU

Main Article Content

Fredy Akbar
Syamsidar
Widya Nengsih

Abstract

Lanjut Usia adalah seseorang yang berusia > 60 tahun, baik pria maupun wanita, yang masih aktif  beraktivitas dan bekerja ataupun mereka yang tidak berdaya untuk mencari nafkah sendiri sehingga bergantung kepada orang lain untuk menghidupi dirinya.


Pada saat seseorang telah memasuki usia lanjut terjadinya penurunan daya tubuh hingga tingkat tertentu yang dapat mengakibatkan seseorang mengalami masalah kesehatan. Salah satu penyakit yang sering menyerang para lanjut usia adalah Hipertensi. Hipertensi adalah suatu penyakit yang diakibatkan oleh peningkatan tekanan darah. Hipertensi bisa muncul tanpa gejala, sementara tekanan darah yang terjadi terus-menerus terjadi dalam jangka waktu yang lama dapat mengakibatkan komplikasi.


Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana karakteristik hipertensi lanjut usia di Desa Banua Baru.


Jenis penelitian yang digunakan merupakan metode survei dengan pendekatan deskriptif. Penelitian dilakukan mulai bulan November 2019 hingga bulan Desember 2019. Instrumen yang digunakan adalah lembar kuesioner yang meliputi pertanyaan tentang usia, jenis kelamin, pekerjaan, pendidikan pada Lanjut Usia di Desa Banua Baru. Adapun populasi lanjut usia di Desa Banua Baru yaitu sebanyak 99 lansia dan sampel yang diambil sebanyak 24 orang lansia.


Hasil penelitian berdasarkan karakteristik  responden yaitu mayoritas lansia terbanyak yang hipertensi yaitu  dengan  umur  60-74  (70,8%), jenis kelamin perempuan (75%), pekerjaan IRT (75%). Adapun total lansia yang hipertensi di Desa Banua Baru yaitu sebanyak 24 orang.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
1.
Akbar F, Syamsidar, Widya Nengsih. KARAKTERISTIK LANJUT USIA DENGAN HIPERTENSI DI DESA BANUA BARU . BIGES JUKES [Internet]. 2020Mar.17 [cited 2020Oct.31];11(2):6-8. Available from: https://ejurnal.biges.ac.id/index.php/kesehatan/article/view/141
Section
Kesehatan

References

Azmi, N., Karim, D., & Annis, N. F. (2014). Gambaran kualitas hidup lansia dengan hipertensi di wilayah kerja puskesmas sidomulyo kecamatan tampan pekanbaru. Vol 5 no.2, 439–448.
Handayani, D. Sri, Rusli, R., & Ibrahim, A. (2015). Analisis Karakteristik dan Kejadian Drug Related Problems pada Pasien Hipertensi di Puskesmas Temindung Samarinda. Vol 1. No, 75–81.
Hannafi, A. (2014). Pengaruh Terapi Brain Gym Terhadap Peningkatan Fungsi Kognitif Pada Lanjut Usia Di Posyandu Lanjut Usia Desa Pucangan Kartasura. 1.
Haswan, A., & Pinatih, G. N. I. (2017). Gambaran Karakteristik Penderita Hipertensi dan Tingkat Kepatuhan Minum Obat di Wilayah Kerja Puskesmas Kintamani I. Intisari Sains Medis, 8(2).
Korneliani, K., & Meida, D. (2012). Hubungan Obesitas dan Stress dengan Kejadian Hipertensi Guru SD Wanita. 7(24), 111–115.
Martini, A. (2016). Pengaruh Senam Otak Terhadap Perubahan Daya Ingat (Fungsi Kognitif) Pada Lansia Di Panti Sosial Tresna Werdha Mulia Dharma Kubu Raya. 3(June).
Novitaningtyas, T. (2014). Hubungan karakteristik (umur, jenis kelamin, tingkat pendidikan) dan aktivitas fisik dengan tekanan darah pada lansia di kelurahan makamhaji kecamatan kartasura kabupaten sukoharjo naskah.
Sutinah, S., & Maulani, M. (2017). Hubungan pendidikan, jenis kelamin dan status perkawinan dengan depresi pada lansia. Jurnal endurance, 2(2), 209. Https://doi.org/10.22216/jen.v2i2.1931