GAMBARAN PENGETAHUAN IBU BAYI 0-6 BULAN TENTANG PASI (PENGGANTI AIR SUSU IBU) DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PEKKABATA KECAMATAN POLEWALI KABUPATEN POLEWALI MANDAR

https://doi.org/10.35907/bgjk.v8i2.59

Authors

  • niar biges kebidanan

Keywords:

Kata kunci : Bayi, PASI, ASI eksklusif

Abstract

Latar belakang : berdasarkan Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia (SDKI) Sejauh ini kematian bayi telah turun sebesar 44 persen selama 18 tahun terakhir, dari 57 kematian per 1.000 kelahiran hidup di periode 1990-1994 ke 32 kematian per 1.000 kelahiran hidup di periode 2008-2012. Namun, BKKBN tentu tidak akan puas sampai sini saja. Kami juga akan terus berusaha menekan angka ini dengan program yang kita sudah canangkan pada tahun 2013-2014, sehingga akhir tahun 2015 tahun menurun jauh (BKKBN 2014). Data dari Puskesmas Pekkabata tahun 2014, terdapat 156 ibu yang mempunyai bayi   0 – 6 bulan. Dari 156 ibu, 68 ibu memberikan ASI Eksklusif dan 88 ibu lainnya memberikan tambahan susu formula kepada bayinya. Dari hasil survei awal yang dilakukan pada 5 ibu yang memberikan ASI Eksklusif dan 5 ibu yang memberikan tambahan susu formula didapatkan ibu menganggap PASI baik dan tidak menimbulkan gangguan kesehatan pada bayinya sedangkan pada ibu yang memberikan ASI Eksklusif mengatakan bahwa tanpa PASI, bayi dapat tumbuh dengan baik serta ekonomis.

Tujuan penelitian : Untuk mengetahui Bagaimana ” Gambaran Pengetahuan Ibu Bayi 0-6 Bulan Tentang PASI di Wilayah Kerja Puskesmas Pekkabata Kabupaten Polewali Mandar”.

Metode penelitian : Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif yaitu suatu metode penelitian yang dilakukan dengan tujuan utama untuk membuat gambaran tentang suatu keadaan secara objektif yang digunakan untuk memecahkan atau menjawab permasalahan yang sedang dihadapi pada situasi sekarang

Hasil penelitian dan Kesimpulan : Penelitian pada gambaran pengetahuan tentang pengertian PASI dari 61 responden, pada kategori cukup sebanyak 36 orang atau (59,02%). Penelitian pada gambaran pengetahuan tentang manfaat PASI pada kategori cukup sebanyak 32 orang atau  (52,46). Penelitian pada gambaran pengetahuan tentang dampak negatif PASI, pada kategori cukup sebanyak 32 orang atau (52,46%).

Downloads

Download data is not yet available.

References

Arikunto, S. (2010). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek. Edisi Revisi V.Jakarta : Rineka Cipta.
Dinkes, 2011. Target MDGs Bidang Kesehatan. http://www.1456-depkes-target-mdgs-bidang-kesehatan.html . Diakses 20 Januari 2014.
Notoatmodjo, (2010). Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta
Hidayat, AA. (2010). Metodologi penelitian kebidanan dan tehnik analisa data. Jakarta: Salemba Medika.
Mochtadi,Deday.2010. Gizi untuk Bayi. Jakarta : Sinar Harapan.
Midwife, (2012). PASI bayiku. http://www.asuh.wikia.com
Sarwono, (2010). Ilmu Kebidanan. Jakarta: Yayasan Bina Pustaka Sarwono Prawihardjo
Roesli,U. (2010). Makanan Pengganti Air Susu Ibu. Jakarta : Puspawara
Anwar,2010
Soetjiningsih, 2010. Tumbuh Kembang Anak. Jakarta : EGC
Judarwanto, Widodo. (2006). Penghambat ASI Esklusif itu Masih Banyak. www.avianflutidakseindahnamanya.blogspot.com/2008/10/ penghambat-ASI-eksklusif-itu-masih.html. Diakses 23 Januari 2014
Massachusetts Department of Public Health Bureau of Family Health and Nutrition, 2013
Maryunani, Anik, (2010). Ilmu Kesehatan Anak Dalam Kebidanan. Jakarta: TIM

Published

2018-07-31

How to Cite

1.
biges niar. GAMBARAN PENGETAHUAN IBU BAYI 0-6 BULAN TENTANG PASI (PENGGANTI AIR SUSU IBU) DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PEKKABATA KECAMATAN POLEWALI KABUPATEN POLEWALI MANDAR. BIGES JUKES [Internet]. 2018 Jul. 31 [cited 2026 Apr. 20];8(2):65-72. Available from: https://ejurnal.biges.ac.id/kesehatan/article/view/59