HUBUNGAN POLA ASUH DENGAN KEJADIAN STUNTING PADA BALITA USIA 1-3 TAHUN DI PUSKESMAS TANJUNG REJO

https://doi.org/10.35907/bgjk.v17i2.548

Authors

  • Elvalini Warnelis Sinaga Prorgam Studi S1 kebidanan Fakultas kedokteran dan kesehatan Universitas imelda medan
  • Agnes Valentina Pintubatu Program studi S1 kebidanan Fakultas kedokteran dan kesehatan Universitas Imelda Medan
  • Ika Satriani Tarihoran Program studi S1 kebidanan Fakultas kedokteran dan kesehatan Universitas Imelda Medan
  • Niki Brinda Arwani Program studi S1 kebidanan Fakultas kedokteran dan kesehatan Universitas Imelda Medan
  • Putri Handayani Program studi S1 kebidanan Fakultas kedokteran dan kesehatan Universitas Imelda Medan
  • Silvira Program studi S1 kebidanan Fakultas kedokteran dan kesehatan Universitas Imelda Medan
  • Eka Yuliana Program studi S1 kebidanan Fakultas kedokteran dan kesehatan Universitas Imelda Medan

Keywords:

Pola asuh, Parenting Patterns, Incidence of Stunting, age 24-59 Months, Pola makan, Akses layanan kesehatan

Abstract

Berbagai faktor, termasuk pendidikan orang tua, memengaruhi stunting pada anak kecil, yang merupakan masalah kesehatan umum.Pola asuh yang baik dapat mencegah stunting dengan memastikan penggunaan layanan kesehatan anak dan pemenuhan kebutuhan gizi mereka. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat apakah ada hubungan antara pola asuh ibu dan frekuensi stunting pada balita berusia 1 hingga 3 tahun di area kerja Puskesmas Tanjung Rejo. Penelitian ini dilakukan dengan desain analitik observasional dan menggunakan pendekatan kontrol kasus. Penelitian ini mencakup semua ibu yang memiliki balita stunting berusia antara satu dan tiga tahun di wilayah kerja Puskesmas tersebut, total 38 responden. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang telah melewati uji validitas dan reliabilitas.Selanjutnya, uji Chi-Square digunakan untuk menganalisis data univariat dan bivariat. Dari empat aspek pola asuh yang dianalisis, yaitu psikososial, praktik pemberian makan, perilaku higienis, dan pemanfaatan layanan kesehatan, hanya praktik pemberian makan dan pemanfaatan layanan kesehatan yang memiliki korelasi signifikan dengan jumlah kasus stunting (p<0,05). Akibatnya, dapat disimpulkan bahwa akses terhadap layanan kesehatan dasar dan kualitas pemberian makanan sangat penting untuk mencegah stunting pada anak balita. Oleh karena itu, untuk mengurangi prevalensi stunting di masyarakat, diperlukan intervensi yang berfokus pada peningkatan praktik pemberian makan serta optimalisasi penggunaan layanan kesehatan.

 

Downloads

Download data is not yet available.

References

Auliya, N. H., Andriani, H., Fardani, R. A., Ustiawaty, J., Utami, E. F., Sukmana, D. J., & Istiqomah, R. R. (2020). Metode penelitian kualitatif & kuantitatif. CV. Pustaka Ilmu.

Azwar, S. (2016). Reliabilitas dan validitas. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Baumrind, D. (1991). The influence of parenting style on adolescent competence and substance use. The Journal of Early Adolescence, 11(1), 56–95

Bella, F. D., Fajar, N. A., & Misnaniarti, M. (2020). Hubungan pola asuh dengan kejadian stunting balita dari keluarga miskin di Kota Palembang. Jurnal Gizi Indonesia, 8(1), 3.

Black, R. E., Allen, L. H., Bhutta, Z. A., Caulfield, L. E., de Onis, M., Ezzati, M., & Rivera, J. (2008). Maternal and child undernutrition: Global and regional exposures and health consequences. The Lancet, 371(9608), 243–260.

Gaffar, S. B., Muhaemin B, N. N., & Asri, M. (2021). PKM Pencegahan Stunting melalui Pendidikan Keluarga. Seminar Nasional Hasil Pengabdian 2021, 22–25.

Ghozali, H. Imam. 2018. Aplikasi Analisis Multivariate dengan Program IBM SPSS 25. Semarang: Badan Penerbit Univrsitas Diponegoro.

Kemenkes RI. (2022). Buku Saku Hasil Survei Status Gizi Indonesia (Ssgi) 2022 (Kemenkes Ri, Ed.). Kementrian Kesehatan Republik Indonesia.

Kemenkes RI. (2022b). Keputusan Menteri Kesehatan Republik Pedoman Nasional Pelayanan Kedokteran Tata Laksana Stunting indonesia. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Krisnana, I., Pratiwi, I. N., & Cahyadi, A. (2020). The relationship between socio-economic factors and parenting styles with the incidence of stunting in children. Systematic Reviews in Pharmacy, 11(5), 738–743.

Lestari, E., Sutinbuk, D., & Kusmadeni, D. (2023). Hubungan Pola Asuh Ibu Dengan Kejadian Stunting Pada Balita Wilayah Kerja Puskesmas Rias 2022 The Relationship Between Mother’s Parenting Patterns And Stunting Incidents In Toddlers In The Rias Health Center Working Area 2022. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 8(3), 550–558.

Sastroasmoro, S. (2007). Dasar-Dasar Metodologi Penelitian Klinis. Edisi ke 3. CV Sagung Seto.

Santrock, J. W. (2011). Child development (13th ed.). New York, NY: McGraw-Hill.

Sugiyono. (2018). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif Dan R &. D. Alfabeta.

UNICEF. (1998). The state of the world’s children 1998. New York: United Nations Children’s Fund.

Published

2026-03-17

How to Cite

1.
Elvalini Warnelis Sinaga, Pintubatu AV, Tarihoran IS, Niki Brinda Arwani, Putri Handayani, Silvira, Eka Yuliana. HUBUNGAN POLA ASUH DENGAN KEJADIAN STUNTING PADA BALITA USIA 1-3 TAHUN DI PUSKESMAS TANJUNG REJO. BIGES JUKES [Internet]. 2026 Mar. 17 [cited 2026 Apr. 18];17(2):114-9. Available from: https://ejurnal.biges.ac.id/kesehatan/article/view/548