HUBUNGAN PENGETAHUAN KELUARGA SEBAGAI PENGAWAS MINUM OBAT DENGAN KEPATUHAN BEROBAT PENDERITA TUBERCULOSIS (TBC) DI PUSKESMAS TUTALLU KECAMATAN ALU

https://doi.org/10.35907/bgjk.v15i2.327

Authors

  • Imran Yaman http://Stikes-Marendeng
  • Masderi stikes marendeng majene
  • Pattola stikes marendeng majene
  • Muhrawi Yunding Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Marendeng Majene

Keywords:

Family Knowledge, Treatment Compliance, TB Patients

Abstract

Tuberculosis (TBC) merupakan salah satu masalah kesehatan didunia termasuk Indonesia, ditahun 2020 Tuberculosis (TBC) merupakan salah satu dari 5 penyebab utama beban penyakit yang menjadi peringkat ke-

3 terbesar di dunia. Salah satu penyebab penyakit ini adalah mengenai program pengobatan Tuberculosis (TBC) yaitu kurangnya kepatuhan berobat penderita untuk minum obat anti Tuberculosis (TBC), motivasi kurang dikarenakan pendidikan yang rendah menjadi pengaruh pengetahuan yang kurang. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui Hubungan Pengetahuan Kelurga (PMO) dengan Kepatuhan Berobat pada Penderita Tuberculosis (TBC) di Puskesmas Tutallu Kecamatan Alu pada Tahun 2023. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian Kuantitatif dengan rancangan desain Cross Sectional dan menggunakan Kuesioner Pengetahuan Keluarga pengawasan minum  obat (PMO). Sampel yang digunakan 63 orang yang melakukan pengobatan lengkap di Puskemas Tutallu. Hasil analsis yang telah diuji yaitu Uji Chi Square yang menunjukkan nilai yang diperoleh 0, 031 yang berarti nilai yang diperoleh lebih kecil (α ≤ 0,050) yang artinya ada Hubungan Pengetahuan Keluarga (PMO) dengan Kepatuhan Berobat pada Penderita Tuberkulosis (TBC) di Puskesmas Tutallu Kecamatan Alu. Dapat disimpulkan bahwa ada Hubungan Pengetahuan Keluarga (PMO) yang signifikan antara kepatuhan berobat pada Penderita Tuberkulosis (TBC) di Puskesmas Tutallu Kecamatan Alu

Downloads

Download data is not yet available.

References

Kodoy, dkk. 2014. Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kepatuhan Berobat Pasien Tuberkulosis Paru di Lima Puskesmas di Kota Manado

Napitupulu. M. (2020). Hubungan Peran Pengawas Menelan Obat (PMO) Dengan Keberhasilan Minum Obat Pasientuberkulosis Paru Di Wilayah Kerja Puskesmas Ulak Tano Kab. Padang Lawas Utara. Jurnal Komunitas Kesehatan Masyarakat Volume 2 Nomor 1, Universitas Aufa Royhan Kota Padang sidimpuan

Nursalam. (2017). Metodologi Penelitian Ilmu Keperawatan. Jakarta: Salemba.

Kementerian Kesehatan, RI (2018). Data dan Informasi- Profile Kesehatan Indonesia 2018. Jakarta: Hak Cipta.

Khadijah, N., Kristanti, A.W.,& Christanti, J. (2023). Hubungan Pengetahuan dan Peran Pengawasan Minum Obat (PMO) terhadap Kepatuhan Minum Pada Pasien Tubeculosis (TB) Patu di RSUD Kabupaten Mapp. Jurnal Pranat Biomedika, 2(1), 11-23

Sari,I.D, Rofingatul M, & Sudiyo S. (2016). Hubungan Pengetahuan dan Sikap denga Kepatuhan Berobat pada Pasien TBC Paru yang Rawat Jalan di Jakarta Tahun 2014. Media LiTBCangkes

;26(4), 243-248.

STIkes Marendeng Majene (2023). Pedoman Teknis Penulisan Tugas Akhir Mahasiswa STikes Marendeng Majene

Stefany, A, & Rolita Rengil, B.E.R.G.I.T.A. (2023). Hubungan Peran Pengawasan Minum Obat (PMO) Dengan Kepatuhan Minum Obat Pada Pasien TB Paru Di Puskesmas Makkasau Makassar. (Doctoral dissertation, STIK Stella Maris Makassar).

WHO. (2019). Global tuberculosis epidemolgi review 2019.

Widianingrum, T. R. (2017). Hubungan Pengetahuan Dan Motivasi Dengan Kepatuhan Minum Obat Anti Tuberkulosis Pada Pasien TBC Di Wilayah Kerja Puskesmas Perak Timur Surabaya . (Doctoral dissertation, Universitas Airlangga).

Published

2024-03-28

How to Cite

1.
Yaman I, Masderi, Pattola, Muhrawi MY. HUBUNGAN PENGETAHUAN KELUARGA SEBAGAI PENGAWAS MINUM OBAT DENGAN KEPATUHAN BEROBAT PENDERITA TUBERCULOSIS (TBC) DI PUSKESMAS TUTALLU KECAMATAN ALU. BIGES JUKES [Internet]. 2024 Mar. 28 [cited 2025 Feb. 16];15(2):130-7. Available from: https://ejurnal.biges.ac.id/kesehatan/article/view/327

Most read articles by the same author(s)