PENCEGAHAN TEKANAN DARAH TINGGI PADA LANSIA PENDERITA HIPERTENSI DENGAN METODE WALKING EXERCISE

https://doi.org/10.35907/bgjk.v13i2.232

Authors

  • Nur Isriani Najamuddin STIKES Bina Generasi Polewali Mandar
  • Lisda Alvita STIKES Bina Generasi Polewali Mandar
  • Alya Andriani STIKES Bina Generasi Polewali Mandar

Keywords:

Walking Exercise Method, Hypertension, Blood Pressure, Elderly Age 55-60 Years

Abstract

Hypertension is a condition where a person experiences an increase in blood pressureblood is above normal and chronic. Hypertension in Indonesia is a problem health with the highest prevalence of 25.8%, the prevalence of Province West Sumatra by 22.6%. Data from Mamasa district, there are 19,559 cases of hypertension with details of 6,891 men and 6,891 women (Mamasa Health Office, 2019). Treatment of hypertension is done by pharmacological and non-pharmacological treatment. One of the non-pharmacological treatments for hypertension is physical activity, namely by walking. This research is an Experimental Design with a Control Group Pre-Posttest approach. The study was carried out from April to May 2021. The sampling method was carried out by purposive sampling, totaling 40 people. The sample was divided into 2 groups, namely 20 treatment samples and 20 control samples. Primary data includes data on respondents' initial and final pressure, while secondary data includes general data on respondents. The data were analyzed using the Paired T Test statistical test. These results indicate an average decrease in systolic and diastolic blood pressure in the groups of 13.40 mmHg and 13.60 mmHg, respectively. The results of the Paired T Test with a p value of 0.000 indicate that there is an effect of the walking exercise method on blood pressure in the elderly (aged 55-60 years) with hypertension in Aralle Village, Aralle District, Mamasa Regency. Suggestions from this study are the walking exercise method can be used as an alternative to non-pharmacological treatment to help lower blood pressure.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Ambarsika. (2017). Terapi Walking Exercise. Yogjakarta:EBp Anwari, Misbakhul et.al. 2018. Pengaruh Senam Anti Hipertensi Lansia Terhadap Penurunan Tekanan Darah Lansia Di Desa Kemuningsari Lor Kecamatan Panti Kabupaten Jember.

The Indonesian Journal of Health Science 10 (1) : 26–31.https://doi.org/http:e-jounal sl.ac.id/index.hci.

Azhari, 2017. Faktor-faktor yang Berhubungandengan Kejadian Hipertensi di Puskesmas Makrayu kebarat II Palembang. Journal Ners Lantera17 (4) :5260.http//doi.org/http://ejournal.ac.id

Chobanian, 2016. Faktor-faktor Terjadinya Hipertensi di Rumah Sakit Awal Bros Makassar. Jurnal Kesehatan 16(14): 9-57. https://doi.org/http://ejournal.unhas.

Deiby O Wungouw, et.al. 2016. Pengaruh Senam Prolanis Terhadap Penyandan Hipertensi. Jurnal e-Biomedik 4(1). 4512.https:doi/org/http://dx.doi.org/1013111/biomedi.v10i2. Dian Puspitasari, et.al. 2017. Pengaruh Jalan Pagi terhadap Perubahan Tekanan Darah pada Lanjut Usia dengan Hipertensi di Kalianget Timur Kecamatan Kalianget Kabupaten

Sumedap. Jurnal Ners Lantera vol 5 :2-11 .http//doi.org/ http://ejournaleKp.ac.id.

Dinkes Mamasa. 2019. Dinas Kesehatan Kabupaten Mamasa. http://.dinkes.kabmamasa.ac.id.

Dinkes Sulbar. 2018. Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Barat V B a C. http://dinkes.sulbarprov.ac.id.

Farrar, et. al. 2015. Physical Review Pedoman Tatalaksana Hipertensi Pada Penyakit Kardiovaskuler. Jakarta.

Halim Mubin. 2015. Panduan Praktis Ilmu Penyakit Dalam Edisi 3. ed. Joko Suyono. Jakarta: Buku Kedokteran.

Irawati. 2018. Perbandingan Pemberian Seledri (Apium Graveolens) dan Catopril terhadap Penurunan Tekanan Darah

pada Pasien Hipertensi Primer di Wilayah Puskesmas Bajoe Kabupaten Bone Journal 3(1): 58–67. http://doi.org.ejournal.poltek.kessmg.ac.id/ojs/index.php/jnj.

Iswahyuni, Sri. 2017. Hubungan Antara Aktifitas Fisik Dan Hipertensi Pada Lansia. Profesi (Profesional Islam) : Media Publikasi Penelitian 14(2): 1–4.

Karim, Nur Afni, Franly Onibala, and Vandri Kallo. 2018. Hubungan Aktivitas Fisik Dengan Derajat Hipertensi Pada Pasien Rawat Jalan Di Wilayah Kerja Puskesmas Tagulandang Kabupaten Sitaro. e-journal Keperawatan (e-Kp) 6(1): 1–6. http://ejournaleKp.ac.id.

Kemenkes RI. 2018. Pedoman Teknis Penemuan Dan Tatalaksana Hipertensi. Jakarta Kowalski, 2018. Hubungan Walking Exercise

dengan Kardiovaskuler.Yogyakarta : Buku Kedokteran

Miyashita. 2018. Pengaruh Aktivitas Fisik dengan Hipertensi di puskesmas Kalianget Timur Kecamatan Kalianget Kabupaten Sumedap. juornalners. lantera vol 6:3-12 24. http:doi.org/http://ejournalners.ac.id

Nugroho, A. E., 2014, Farmakologi Obat-Obat Penting dalam Pembelajaran Ilmu Farmasi dan Dunia Kesehatan. Jakarta : Pustaka Belajar

Nursalam. 2013. Metodologi Penelitian Ilmu Keperawatan Edisi 3. Jakarta: Salemba Medika

Nursalam. 2016. Metodologi Penelitian Ilmu Keperawatan Edisi 4. Jakarta: Salemba Medika

Oktaviani, N.D. 2018. Pengaruh Therapeutic Exercise Walking Terhadap Tekanan Darah (Hipertensi) Di Desa Subo Kecamatan Pakusari Kabupaten Jember. Repository Universitas Jember

Pamungkas, Rian Adi. 2016. Statistik Untuk Perawat Dan Kesehatan. ed. Arif Mahtuhin. Makassar: CV Trans Info Media.

Pamungkas, Rian Adi. 2017. Metodologi Riset Keperawatan. ed. Taufik Ismail. Makassar: CV Trans Info Media.

Puspitasari, D., M. Hannan, and L. Chindy. 2017. Pengaruh Jalan Pagi Terhadap Perubahan Tekanan Darah Pada Lanjut

Usia Dengan Hipertensi Di Desa Kalianget Timur Kecamatan Kalianget Kabupaten Sumenep. Jurnal Ners Lentera 5(2): 169–77. http://doi.org.e-journal/lentera5.ac.id

Rahayu, Atikah et.al. 2017. 53 Journal of Chemical Information and Modeling Kesehatan Reproduksi Remaja & Lansia.

Reni Yuli Aspiani. 2017. Asuhan Keperawatan Klien Gangguan Kardiovaskular. ed. Wuri Pratiani. Jakarta: Buku Kedokteran.

Romarina, Arina. 2016. “Capaian Pelayanan Kesehatan Dasar Di Kota Pekanbaru.” Jurnal Ilmu Sosial 16(1): 47–57. http://doi.org/http://ejournal.undip.ac.id Said Junaidi. 2018. Hubungan Aktifitas Fisik dengan Kejadian Hipertensi. Jurnal Keperawatan 9(8) 5678. https:doi/org/http://ejournalkesehatan.ac.id

Sholiha, Siti Robiatus, Sudiarto Sudiarto, and Syamsul Arif Setyonegoro. 2019. Kombinasi Walking Exercise Dan Hydrotherapy Mempengaruhi Kadar Glukosa Darah Pada Penderita Diabetes Mellitus Tipe II. Jendela Nursing Journal 3(1): 58–67. http://doi.org.ejournal.poltek.kessmg.ac.id/ojs/index.php/jnj.

Siti Setiati et al. 2016. Buku Ajar Ilmu Penyakit Dalam Jilid II Edisi VI. ed. Idrus Alwi. Jakarta: interna publishing.

Sonhaji, et al. 2017. Pengaruh WalkingExercise Terhadap Tekanan Darah Pada Lansia. Jurnal Kesehatan Al-Irsyad 13(1): 50–55. https://doi.org/http:garuda.ristekdikti.go.id

Sugyono. 2011. Metodologi Penelitian dan Satatistik.Jakarta:Salemba Medika Sukarmin, et. al. 2013. Penurunan Tekanan

Darah Pada Pasien Hipertensi. Jurnal Keperawatan Indonesia 16(1): 33–39.

Swarjana, I. K. 2016. Statistik Kesehatan.Yogyakarta: Andi

Syamsudin. 2016. Farmakoterapi Kardiovaskular Dan Renal. edisi 5. Aklia Suslia. Jakarta: Salemba Medika

Totok, et. al. 2017. Pengaruh Senam Hipertensi

Lansia Terhadap Penurunan Tekanan Darah Lansia Dengan Hipertensi Di Panti Werda Darma Bhakti Kelurahan Panjang Surakarta. Jurnal Kesehatan 10(1): 26–31. http://doi.org19797621journals.ums.ac.id/index.php/jk/article/view/5489/357

Wahyuni dan Eksanoto 2016. Faktor-Faktor

yang berhubungan dengan Kejadian Hipertensi pada Kelompok Lanjut Usia di Wilayah Kerja UPT Puskesmas Petang I Kabupaten Badung. E.Journal Medika, Vol 5. No 7: http://ojs.unud.ac.id/index.php/eum

WHO. 2015. Mental Health Of Older Adult

Yitno, and Asep Riawan Wahyu. 2017.

Pengaruh Jalan Kaki Ringan 30 Menit Terhadap Penurunan Kadar Gula Darah Pada Lansia Penderita Diabates Mellitus Tipe 2 Di Desa Dukuh Kecamatan Gondang Kabupaten Tulungagung. Strada Jurnal Ilmiah Kesehatan 6(2): 8–15. http://doi.org 2252-3847e-jurnal.strada.ac.id/sjik.

Zaen, et. al. 2020. Pengaruh Metode ‘ Walking Exercixe ’ Terhadap Penurunan

Tekanan Darah Pada Pasien Hipertensi Di Upt Pelayanan Sosial Lanjut Usia Kisaran Rantau Prapa. Jurnal Ilmiah Kebidanan Imelda 6(1): 50–60.

Published

2022-03-30

How to Cite

1.
Nur Isriani Najamuddin nur isriani, Lisda Alvita LA, Alya Andriani AA. PENCEGAHAN TEKANAN DARAH TINGGI PADA LANSIA PENDERITA HIPERTENSI DENGAN METODE WALKING EXERCISE . BIGES JUKES [Internet]. 2022 Mar. 30 [cited 2022 Oct. 5];13(2):23-3. Available from: https://ejurnal.biges.ac.id/index.php/kesehatan/article/view/232