PENGARUH LATIHAN FLEKSI WILLIAM (STRETCHING) TERHADAP TINGKAT NYERI PUNGGUNG BAWAH PADA LANSIA

Main Article Content

Masyitah Wahab
Wahyuni

Abstract

Masalah kesehatan yang dialami bervariasi pada setiap lansia. Beberapa lansia tidak mampu melakukan aktivitas atau aktivitas nya terbatas karena adanya masalah fisik, emosional atau social yang membuat lansia merasa sakit. Salah satu masalah fisik sehari-hari yang seringditemukan pada lansia adalah nyeri punggung bawah. Nyeri punggung bawah dapat disebabkan oleh kondisi degeneratif misalnya penyakit arthritis, osteoporosis atau penyakit tulang lainnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh latihan fleksi william (stretching) terhadap tingkat nyeri punggung bawah pada lansia di posyandu lansia desa bonra kecamatan mapilli. Metode penelitian yang digunkan adalah metode pra eksperimen menggunakan rancangan One Group Pre test- Post test. Penelitian ini menggunakan 20 sampel berdasarkan kritria inklusi yang mana tekhnik pengambilan sampel secara tekhnik purposive sampling yaitu peneliti mengumpulkan sampel dengan pertimbangan tertentu, dimana alat ukur yang digunkan adalah lembar observasi Numerick Rating Scale (NRS)..Hasil penelitian, uji statistic didapatkan bahwa kelompok intervensi (P =0,000) mempunyai pengaruh latihan fleksi william (stretching) terhadap tingkat nyeri punggung bawah pada lansia. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan dengan latihan fleksi william (stretching) akan mempengaruhi penurunan tingkat nyeri punggung bawah pada lansia.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
1.
Wahab M, Wahyuni. PENGARUH LATIHAN FLEKSI WILLIAM (STRETCHING) TERHADAP TINGKAT NYERI PUNGGUNG BAWAH PADA LANSIA . BIGES JUKES [Internet]. 2021Mar.11 [cited 2021Aug.4];12(2):63-71. Available from: https://ejurnal.biges.ac.id/index.php/kesehatan/article/view/185
Section
Kesehatan

References

Sari, N. P. ( 2015). Hubungan Lama Duduk dengan Kejadian Low Back Pain pada Operator Komputer Perusahaan Travel di Manado. Skripsi. Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi. .

Kusuma A, S. A. (2015). Pengaruh William Flexion Exercise Terhadap Peningkatan Lingkup Gerak Sendi Penderita Low Back Pain. Journal of Sport Sciences and Fitness , 4.

Lionel, K. A. (2014). Risk Factors For Chronic Low Back Pain. Journal Community Medicine and Health Education , 4(2), 1-4.

Riskesdas. (2018). Laporan Hasil Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) Indonesia tahun 2018. Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kemenkes RI;2018.

WHO, W. H. (2013). Low Back Pain. Priority Medicines for Europe and The World. 81: 671-6.

Nurzannah, S. M. (2015). Hubungan Faktor Resiko Dengan Terjadinya Nyeri Punggung Bawah (Low Back Pain) Pada Tenaga Kerja Bongkar Muat (Tkbm) Di Pelabuhan Belawan Medan Tahun 2015. .

Jesus Moraleida, F. R. (2016). Exercise therapy for older adults with low‐back pain. The Cochrane Library .

Kemenkes RI. (2016). Profil Kesehatan Indonesia. www.kemkes.go.id.