DETERMINAN PERNIKAHAN USIA MUDA DI KABUPATEN POLEWALI MANDAR

Main Article Content

Raehan
Sitti Aras Diana
Wahida Munir

Abstract

Indonesia merupakan negara berkembang yang termasuk negara dengan persentase pernikahan usia dini tinggi di dunia. Pernikahan dini pada remaja merupakan salah satu masalah kesehatan reproduksi remaja dan memiliki lebih banyak implikasi negatif terhadap kelangsungan hidup remaja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian pernikahan usia muda di Kabupaten Polewali Mandar tahun 2019. Dengan menggunakan desain penelitian cross sectional dengan pendekatan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan ada pengaruh yang signifikan antara pengetahuan responden terhadap kejadian pernikahan  Usia Muda. Ada pengaruh antara pendidikan, pengetahuan, ekonomi responden terhadap kejadian pernikahan dini. Diharapakan  untuk lebih meningkatkan penidikan kesehatan bagi remaja dan orang tuanya tentang bahanyanya melakukan pernikahan dini bagi kesehatan maupun masa depan bagi remaja itu sendiri.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
1.
Raehan R, Sitti Aras Diana, Wahida Munir. DETERMINAN PERNIKAHAN USIA MUDA DI KABUPATEN POLEWALI MANDAR. BIGES JUKES [Internet]. 2021Mar.11 [cited 2021Aug.4];12(2):36-41. Available from: https://ejurnal.biges.ac.id/index.php/kesehatan/article/view/171
Section
Kesehatan

References

Alfiyah. (2010). Sebab-sebab pernikahan dini. Jakarta: EGC.

Andrian dan Kuntoro,. (2017, Juli). Abortus Spontan pada pernikahan usia dini. Departemen Biostatistik dan Kependudukan FKM UNAIR, 2.

Azza, C. S. (2014, Juni). Pernikahan Dini Dalam Perspektif Kesehatan Reproduksi. The Indonesia Journal Of Healty Science, 4, 113.

Betty. (2013). Hubungan Perbikahan dini dengan perceraian. Retrieved from www.google.com: http://adab.radenfatah.ac.id/hubungan%20pernikahan%20dini%20dengan%20perceraian.pdf

BKKBN. (2017, 10). RADARSULBAR.CO.ID. Retrieved 8 2, 2018, from http//:www.radarsulbar.co.id

Handayani. (2014). Faktor-Faktor yang berhubungan dengan Pernikahan Usia dini pada remaja putri. Retrieved from www.google.com: http://google.com

Heni setyowati Eti Rahayu, S. P. (2017). Faktor Determinan dan Resiko Kehamilan Remaja. University Research Colloquium, 2.

Khomsatun, Y. T. (2012, Juni). Hubungan Pengetahuan Remaja Putri Menikah Dini Tentang Kehamilan Dan Kecemasan dalam Menghadapi Kehamilan. Jurnal Ilmiah Kebidanan, 4.

Kumalasari I, A. I. (2012). Kesehatan Reproduksi. Jakarta: Salemba Medika.

Marmi. (2014). Memahami Kesehatan Reproduksi. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Naibaho, H. (2014). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Pernikahan Usia Muda. Journal cendikia, 3.

Parapat, F. M. (2016). Analisis Kasus Dari Pernikahan Usia Dini Berkaitan dengan Kesehatan Reproduksi Bagi Pasangan Suami-Istri. Journal Cendikia, http//:google.com.

Pierewan, E. W. (2017, Juni). Determinan Pernikahan Usia Dini di Indonesia. Jurnal Ilmu Sosial, 14, 58.

Sah. (2014). Factor Eaffecting Early Age Marriage In Morang district of Nepal. Scholars Juornal Of Appleid Medical Sciences, 3.

Salamah, S. (2016). FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERNIKAHAN USIA DINI. Journal Universitas Negri Semarang, 32.

Salmah, S. (2016, Juni). Pernikahan Dini Ditinjau Dari sudut pandang Sosial dan Pendidikan. Alwihwar Jurnal Ilmu dan Tehnik Dakwah, 36.

Sarwono. (2004). Psikologi Remaja. Jakarta: Raja Grafindo Pustaka.

Susetyo, N. d. (2015). Perkawinan usia muda dan perceraian di Kampung Kota Baru. jurnal sosiologi, 34-41.

UNICEF. (2012, Desember 17). Early Marriage Child Spouses. Unicef publicatian, 1, 4.

Yunita. (2014). Faktor-Faktor yang berhubungan dengan kejadian pernikahan usia muda pada remaja putri. STIKES Ngudi Waluyo.

Zai, F. (2010). Faktor-faktor berhubungan dengan pernikahan dini pada remaja di Indonesia. Fakultas ILMU Kesehatan Universitas Indonesia.